Sebuah kisah lahirdari derita para penyairyang kehabisan daya Kini hanya hampayang tersisa dari waktu Tanah menelan huruf-hurufdan bahasa kian musnah Tanpa maknaTanpa suaraDimakan nasib Di puncak sunyi.
Bekerja sebagai redaktur di media Halimun Salaka plus membidani Halimun Salaka Institute dalam pengarsipan dan pencatatan sastra, sejarah, dan budaya. Buku sehimpin perjalanan puisi pertamanya berjudul, Tuhan dan Rahasia: Aku Sendiri di Balik Jendela Dunia (Narulis Publisher, 2025)
