Sastra

romansa di mawar

Romansa di Mawar

Raga membungkuk selaras kulit yang kering keriputBersambut sentuhan guratan tangan yang jujurHelai rambutnya rata memutihSerak suara payau menyahut lembut ketika kuajak bertuturTerlihat jelita dengan kemeja bermotif bunga-bunga Lelaki paruh baya

Semburat Harapan

Semburat di wajahmu memantulkan harapan.Ingin kutangkap setiap makna yang tersirat darinya.Senyumanmu mampu membuat ruang kosong di hatiku bergetar, bagai ombak yang perlahan datang,namun cukup kuat untuk mengubah tenang menjadi rindu.
6a6d6ad317fbb

Melalui Waktu

Agustus sudahWaktu adalah satuan paling apatis.Membuat tumbuh terasa seperti hukuman.Membuat diam terasa seperti merugi. Waktu...Banyak yang merasa kalau itu uang.Ada juga yang merasa kalau mereka lebih butuh waktu. "Semua ada
6a6c1d824abc6

Sampai Titik Tertentu

Kelak aku akan menziarahi tubuhku,saat dunia benar-benar kelabu.Tak ada lagi angan di genggaman tangan,hasrat luruh satu per satu,menghantar denyut nadi menuju pemberhentian terakhir. Ketika terasa semua sudah cukup,daya juang yang

Penjara Cepat Saji

Sore yang teramat lucuSebab ayam dan nasi itu sungguh terlihat malu-maluBersama puan yang bersembunyi dibalik pintuLantas kudapati seutas senyumTerpandang menawan lagi membelengguLantas aku berkhayal"Aku ingin terbelenggu olehmu, padamu"Masa itu pun
6a61b32ea7b8c

Puing-Puing

Di antara puing-puing reruntuhanAku terdiam. Tubuhku nyala terakhirDari seluruh yang padam.Kakiku seolah tumbuh akar pohonDan mencekam tanah dengan kuat.Sembari kuratapi kota yang hancurSetelah kekacauan tahun lalu.-Tak ada sesiapa, hanya aku.
6a6119280871e

Menguap

Berdansa pada pilihan yang itu-itu sajaMemanggil maaf setelahnyaKau pujaTerbujur kaku di ubin dingin yang mengutuk Dilematis peran yang berperang atas laparKenyang; mengantuk adalah kewajiban dilupakanTerlelap pukul 8 pagiWaktunya absen pulang
6a61186839767

Warna Warni

Merah putih kelabu nan biruMeletusBicaralahDor dor dor Orang lapar akan nurutOrang bodoh tidak akan menuntut Bolehkah kita romantis disaat krisis?Menyemai bunga pada bahan pokok yang tumbuhMemupuk dana pelicin tiap RabuSajak
6a60ef3e97f80

Kamu

Kamu Kamu ingin aku cintai dengan sederhana seperti puisi Sapardi?Atau kamu ingin aku cintai dengan membabi buta bagaikan laki-laki yang kepalang berahi kepada wanitanya? Maaf.Aku tidak bisa kedua-duanya.Karena aku ingin