Gadis berambut merah terduduk di sudut kamar. Akhir-akhir ini, tumpukan letih melukis pesona wajahnya. Setelah selesai bekerja seharian ia bergegas untuk pulang, melakukan ritualnya setiap hari agar tetap mampu mewaraskan
Syarasq
Mencicipi mahluk fana dalam bijaksana sastra, sebab manusia adalah sastra kisah kehidupan adalah karya.
3 karya tulis dari Syarasq:
Cerpen ini lolos kurasiRekor Muri 10.000 Fiksi Minibersama duta baca Gol A Gong Terik matahari dan tebalnya polusi ibu kota mampu mencipta butir-butir peluh. Dipinggir jalan kota besar, di halaman
Jika aku lupa,Kumohon perhatikan Jika aku lupa,Kumohon ingatkan, Jika aku lupa,Kumohon maafkan Jika aku lupa,Kumohon Kumohon,Jika aku lupa Aku,Tak sengaja ‘Kota hujan, 2025’


