Tulisan Terbaru
Laut Bacantak lagi asin. Ia berubah menjadi ruang sidang
tempat ombak saling menjadi saksi
atas rumah yang menggugat pintunya sendiri. Aku melihat istanabercermin pada kaca retakyang pecah bukan dindingnya,melainkan ingatannya. Bukankahdahulu setiap
Kota sialan! Bandung sungguh tak nyaman tanpamu, Nona. Ragamu masih di kota ini.Namun,tidak dengan hatimu.Namun,tidak dengan kita. Harap kutanam, sepah kupanen. Siapalah aku berani melawan takdir?Tanpa berizin, ditulisnya bahwa pada
Musibah paling berat yang pernah kualami terjadi ketika usiaku masih sangat belia. Sedikit saja nasib berpihak berbeda, mungkin aku harus menjalani sisa hidup dengan cacat permanen. Beruntung, dokter berhasil menyelamatkan
1 Lampion di sudut meja makan, kuharap ia tidak beranjak pergi. Sebab, ia dan sekitarnya sudah sangat indah. Cobalah rasakan itu senang, bukan bimbang. Lebih seru rasanya jika tidak berseteru
Hari-hari yang kulalui terasa begitu berat. Persoalan demi persoalan, baik yang datang dari dalam diri maupun dari luar, terus membayangi langkahku seperti tabir yang tak kunjung tersingkap. Tak pernah terlintas
di lereng bebatuanyang sejak puluhan abadditalak hujan angin mengarak debudari jalur kafilahmenjauhidinding pegunungan. derap tapal kudabau pelana kulitjuga gema lonceng karavan sontakmenggusah kesunyianyang belum sempat kujinakkan. * di antara cahaya
sesaat rindu mengangatapi masa lalu telanjur purba.dan "kenangan" barangkalisebatas kata yang sia-sia. 1.arthur, kau kenali iasebagai yang agungdi suatupetang yang murungdatang ia padaku. kuda yang ia tunggangiseperti mengerti:aroma mautsudah tak
Hidup tidak pernah seperti yang terlihat. Semua samar, tak beraturan, tak bisa ditebak, terkadang penuh dengan hal yang sulit dicerna nalar. Ada kalanya dimana kau berada dalam fase yang luar
Karya Tulis Lainnya
Sastra
Jurnalistik
Tips & Tutorial
Teknologi & Bisnis
Kategori Artikel
28 Posts
76 Posts
101 Posts
219 Posts
48 Posts
46 Posts




















