Tulisan Terbaru

6a3241a2d007c
Sastra

Puisi Afirmasi

Salamku kepada udara,Yang masuk ke dalam tubuhkuMembawa aliran darahkuMenuju ke kepala.Bawalah pesan positif kepadanyaUntuk tetap tegas, tegar dan bersahaja.Dirimu memang bukan yang terbaik dan terkuat.Tapi dirimu cukup kuat untuk bertahan
6a319f0412f6b scaled e1781864796811
Sastra

Pada Niscaya

Biar dunia mengutuk!Namun,lagi,lagi,dan lagi.Doa Kasih-ku,tak pernah putus memeluk. Aku harap—semua luka,tak lagi nanar—tak lagi menutup,segala yang benar. Biar dia,jadi pijar-pijar api,yang bisa dirasa,hanya lewat jeda.Lewat jarak yang jauh—seraya menghangatkan.Sebab,dia tidak
pukul 22 35 wib
Sastra

Pukul 22.35 WIB

Semangkuk kepahitan terpaksa melukai kerongkonganSetelah gemerlap kerlap kerlip rumah benar-benar padamMenyisakan puing-puing realitasSeperti ucapan salam yang tak akan mungkin disambutSeolah mengintip di daun pintuMenanti kopi hitam ditegukNamun menggenang hingga menjamur
6a2f726961e64 1 e1781668824684
Sastra

1975

Untuk kakakku yang pergi tanpa aba-aba. Aku titipkan bait-bait ini pada sungai-sungai yang mengalir di sanaDi tempat yang kau tak pernah bayangkan sewaktu kau masih gemar di dapur ibu. Aku
6a2e3b403f9aa
Sastra

Jeratan Pulau Kelapa

“Bu, kenapa kelapa berwarna hijau?” Ibuku, yang tengah sibuk menyeruput kelapa, menoleh dan menjawab; “Hijau itu tanda kelapa masih muda, Nak. Penuh dengan air, penuh dengan harap, penuh dengan mimpi.
6a2c490b42a55
Sastra

Sisa Isap

Bagaimana mengeja sepasang, jika kau adalah sebatang tembakaudan aku hanya korek kayu yang sekali gores lalu usai?Aku menyalakanmu agar kita punya durasi,tapi kau memilih habis sebagai asap yang dilarikan angin.