Tulisan Terbaru
Hari-hari yang kulalui terasa begitu berat. Persoalan demi persoalan, baik yang datang dari dalam diri maupun dari luar, terus membayangi langkahku seperti tabir yang tak kunjung tersingkap. Tak pernah terlintas
di lereng bebatuanyang sejak puluhan abadditalak hujan angin mengarak debudari jalur kafilahmenjauhidinding pegunungan. derap tapal kudabau pelana kulitjuga gema lonceng karavan sontakmenggusah kesunyianyang belum sempat kujinakkan. * di antara cahaya
sesaat rindu mengangatapi masa lalu telanjur purba.dan "kenangan" barangkalisebatas kata yang sia-sia. 1.arthur, kau kenali iasebagai yang agungdi suatupetang yang murungdatang ia padaku. kuda yang ia tunggangiseperti mengerti:aroma mautsudah tak
Hidup tidak pernah seperti yang terlihat. Semua samar, tak beraturan, tak bisa ditebak, terkadang penuh dengan hal yang sulit dicerna nalar. Ada kalanya dimana kau berada dalam fase yang luar
Baik buruk dan semua kurangnya milik kitaAku akan terus mencintaimu tanpa raguMembaca ulang cerita kitaTak perlu ini dan itu Kamu sudah lebih dulu jadi milikkuJauh sebelum aku tau apa maukuKamu
Peran nomor 10 klasik pada zaman dulu adalah posisi di belakang striker. Mereka lihai dalam mengatur tempo permainan, tidak wajib bantu bertahan, bebas bergerak ke mana saja, umpan terobosan, dan
Bahasa manusia yang sering kau utarakan akan pudar seiring kau punya usia.Bagaimana kita berkomunikasi dengan Andakalo semua adalah rahasia?Transparansi ini serasa sia-sia!Sering digaungkan oleh komandan yang berkoar-koar menjadi sebuah memoar;slogan
Teman sebenarnya tidak akan menikam dari belakang. Kalau mau di belakang, dia pasti pria hidung belang.Jika kamu terkekang dan muak dengan keadaan, yang benar adalah tusuk dari depan!Aku jabarkan:Ambil persiapan,
Karya Tulis Lainnya
Jurnalistik
Tips & Tutorial
Teknologi & Bisnis
Kategori Artikel
28 Posts
76 Posts
101 Posts
215 Posts
48 Posts
46 Posts
























