Tulisan Terbaru
Kamu Kamu ingin aku cintai dengan sederhana seperti puisi Sapardi?Atau kamu ingin aku cintai dengan membabi buta bagaikan laki-laki yang kepalang berahi kepada wanitanya? Maaf.Aku tidak bisa kedua-duanya.Karena aku ingin
(huuu, huuu huuu, huuuuuuuu) Dua insan yang tak mungkin bersatuBerbeda alam, berbeda karakterBegitu pula cara hidup hingga berpikirMungkinkah kisah mereka abadi? Makhluk bersayap yang pintar dan bijaksanaDan mamalia berkelompok namun
Buatmu Pirang yang Tak Berubah. Sepuluh jari tangan yang kupunya,delapan di antaranya kututup dengan keraguan.Tanpa sandaran sisi kanan-kiri, coba bertahan dari jengah pukulan.Dua sisa jari tengah lantang tetap berdiri tanpa
Merakit Telinga dari Bola Mata Lengan kita menjulur & memeluk dari bola mata Kita jumpai malam itu, matahari yang sudah tiada enggan menyapaku Pada
I. “Anak tak bermoral, manusia tak tahu diri, sudah miskin maling kalian!” hardik Pak Parjo sambil menarik kerah kaos Ahmad yang lusuh. Di sampingnya, Fajar kakaknya, hanya bisa menunduk ketakutan
Nyaris sewindu menertawakan rintihSerupa bunga tulip yang belum disemaiKuncup malu-malu menjelma asing ketika dibuaiAku yang tak lihai melukis beningnya cintaSulit memandang tulusDengan siklus yang keruh bermetamorfosisSekali lagi, meruap merajah pikiranku
Degup dadaku selalu cepatIramanya tak pernah enak didengarBerlari liar mengejar waktuSebab dipacu ibu sedari dini Aku bahkan baru mengenal jedaSejak melepas tumpuandari ibu yang tak pernah mengajakku mengenal diriSebab Tuhan
Kutatap kembali cermin itu Masih persis 20 tahun yang lalu, saat mengganti belah pinggir dengan potongan Emo Ah, akhirnya kuseduh teh Sariwangi, segar dan hangat, mengingat kalian yang dulu tanpa
Karya Tulis Lainnya
Sastra
Tips & Tutorial
Teknologi & Bisnis
Kategori Artikel
28 Posts
77 Posts
104 Posts
273 Posts
48 Posts
46 Posts
























