Jika kehidupan adalah sebuah perjalanan, maka hidup tidak pernah benar-benar berjalan tanpa pengaturan. Ada banyak hal yang perlu disadari dan dikelola agar perjalanan itu tidak hanya sampai tujuan, tetapi juga terasa layak dijalani. Manajemen dalam hidup baik waktu, energi, emosi, maupun arah menjadi faktor penting yang menentukan apakah seseorang tumbuh atau justru terjebak dalam kelelahan yang berulang.

Mengatur Hidup Adalah Bagian Dari Kehidupan

Sering kali, mengatur hidup dianggap sebagai sesuatu yang kaku dan membatasi. Padahal, mengatur hidup tidak berarti kehilangan kenikmatan. Justru sebaliknya, hidup akan terasa lebih menyenangkan ketika menikmati dan mengatur berjalan beriringan. Seperti rencana dan realisasi target, keduanya bukan dua hal yang bertentangan, melainkan satu kesatuan dalam sebuah proyek bernama kehidupan. Tanpa rencana, hidup berjalan tanpa arah. Tanpa realisasi, rencana hanya akan menjadi angan-angan.

Menjalani hidup dan mengatur hidup sejatinya adalah satu tarikan napas yang sama. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Ketika seseorang hanya fokus menikmati tanpa mengatur, yang terjadi adalah kelelahan tanpa progres. Sebaliknya, ketika terlalu sibuk mengatur tanpa menikmati, hidup kehilangan makna. Keseimbangan di antara keduanya adalah kunci.

Kesadaran Tahun Baru Artinya Meninggalkan yang Lama

Tidak ada yang salah dengan meninggalkan hal-hal yang sudah tidak relevan dengan kondisi hidup saat ini. Anggap saja seperti naik kelas. Ketika naik kelas, otomatis duduk di ruang yang baru, bertemu teman-teman baru, dan membawa identitas yang baru pula. Tanpa disadari, kelas lama dan dinamika lama telah tertinggal. Bukan karena tidak penting, tetapi karena fase hidupnya telah selesai.

Perubahan, pada akhirnya, adalah seni meninggalkan. Seni memilih apa yang tetap dibawa dan apa yang perlu dilepaskan. Maka mengawali tahun baru bisa dimulai dengan satu pertanyaan sederhana: hal apa yang tidak ingin lagi dilakukan ke depan? Bukan dengan sikap membenci masa lalu, tetapi dengan kesadaran bahwa tidak semua hal harus terus dipertahankan.

Memulai Baru yang Tumbuh

Tahun baru sering diposisikan sebagai simbol permulaan. Angka berubah, kalender berganti, dan harapan baru bermunculan. Namun memulai sesuatu yang baru dalam hidup tidak selalu sesederhana mengganti tahun. Hal baru dalam hidup bisa dipicu oleh banyak hal: pengalaman, kegagalan, pertemuan, atau bahkan kejenuhan. Setiap pemicu memiliki karakteristiknya masing-masing dan hampir selalu menuntut ruang untuk bertumbuh.

Ketika seseorang memutuskan memulai kebiasaan baru, sering kali ada kebiasaan lama yang perlahan ditinggalkan. Seperti memilih mulai berolahraga padel dan berhenti latihan tenis, atau fokus pada satu bidang dan melepas yang lain. Hal baru hampir selalu datang dengan konsekuensi: tidak semua hal bisa dibawa bersamaan. Tahun baru pun bekerja dengan prinsip yang sama. Jika menginginkan sesuatu yang baru, penting untuk sadar apa yang perlu ditinggalkan.

Telalu Banyak Mejalani, akan Sangat Mengahbiskan Energi

Kesalahan yang sering terjadi di awal tahun adalah menambahkan terlalu banyak target baru secara serampangan. Alih-alih bergerak maju, energi justru habis karena mencoba mengerjakan terlalu banyak hal sekaligus tanpa fokus yang jelas. Terlalu banyak target tidak selalu mencerminkan ambisi yang sehat, sering kali justru menunjukkan ketidakjelasan arah.

Menata ulang waktu dan kebiasaan membutuhkan ruang yang luas dan kesabaran yang cukup panjang. Kebiasaan baru hampir selalu terasa lebih berat di awal, karena otak masih memprosesnya di wilayah sadar. Energi terkuras, ritme belum terbentuk, dan rasa tidak nyaman sering muncul. Itu wajar. Kesulitan di awal tahun bukan tanda kegagalan, melainkan tanda bahwa proses sedang berlangsung.

Konsistensi

Hal yang paling penting adalah konsistensi. Bertahan cukup lama sampai yang terasa berat perlahan menjadi ringan. Sampai kebiasaan baru tidak lagi dipikirkan, melainkan dijalani secara otomatis. Di titik itulah pertumbuhan benar-benar terjadi.

Tahun baru bukan tentang berlari lebih cepat dari orang lain. Tahun baru adalah tentang berjalan dengan arah yang lebih jelas, lebih sadar, dan lebih jujur pada diri sendiri.

Shares: