Kami berdiri menagih janjiTapi seolah mencari matiKami berdiri sendiri-sendiriTapi seolah dibayari Tak ada artiTak ada hati Kami berisik berteriak nyeriTapi kau dengar seperti bernyanyiKami sibuk mengelap tangisTapi kau lihat seperti
Perempuan yang kata orang green energy, semoga demikian selalu nyatanya. Bukan cuma belajar menulis, Lia juga aktif mencoba eksplorasi suara dan gerak melalui berbagai kegiatannya. Perempuan yang "sibuk" berisik dengan dirinya sendiri. Seolah tak ada untuk yang lain, seolah dunia akan berhenti hari ini, sehingga semua hal harus dicobanya. Perempuan ini, belum sempurna menerjemahkan hidupnya. Pokoknya... Hari ini atau besok, dipesan atau tidak, mati akan datang sendiri tepat waktu, tak meleset sedetikpun. Siap-tidak siap, jiwa akan tercerabut dari raganya. Dunia tempat hukuman, jadi jalani saja tugasnya.
2 karya tulis dari Lia:
"Kalau libur, ya pulang saja" kalimat Bapak, membuka percakapan kami. 131 km jaraknya, 2,5 jam waktunya, tergantung moda apa yang kupakai untuk menempuhnya. Rumah, masih terdefinisi dua manusia mulia itu.

