Karya: Sesep SihabudinTeruntuk: Nona Abu-abu Tuhan kapankah lelaki itu berhenti menjahit lukanya sendiri, dengan tangan yang gemetar mencoba mencari peruntungan, sementara kakinya mulai ringkih mentadaburi jejak-jejak kehilangan. Seorang pria yang
Sesep Sihabudin
Mamang Pasundan - Penulis Amatir
