Seni Memiliki Sifat Dasar yang Bernilai

pekerja seni

Seni adalah kemampuan membuat karya yang bermakna, indah, bermanfaat, berkualitas dan sebagainya. Seni sangat dekat dengan aktivitas manusia dalam menciptakan karya audio maupun visual untuk mengungkapkan gagasan, imajinasi dan intelektual yang kemudian akan dihargai dengan penilaian terhadap keindahan yang tinggi dan kekuatan emosi yang terkandung dalam karya seni tersebut.

Adapun sifat dasar seni menurut beberapa buku seperti Garis Besar Eestetik – Liang Gie, Pendidikan seni- Dedi Nurhidayat, menyebutkan bahwa sifat dasar seni ada lima yaitu

Kreatif

Seni yang lahir dari kreativitas merupakan keindahan yang  misterius karena lahir dari dorongan pikiran murni seorang manusia untuk menciptakan sebuah karya. Sifat dasar seni yang kreatif akan cenderung menghasilkan karya baru yang belum ada sebelumnya. Nilai dari seni kreatif sangat luhur hingga kadang mampu mencetak sejarah.

Individual

Sifat dasar seni yang individual sebab sebuah karya yang lahir dari setiap individu memiliki ciri dan caranya sendiri. Seni bersifat individu juga karena sebuah karya bisa dijadikan representatif dari pembuatnya atau seniman itu sendiri. Selain dari individu pembuatnya, seni juga bersifat individual karena penikmatnya. Penikmat seni juga memiliki interpretasi subjektif bebas yang membuat seni sangatlah individual.

Ekspresif

Seni juga memiliki sifat yang sangat ekspresif yang artinya sebuah karya seni bisa menjadi media untuk berekspresi baik untuk seniman ataupun penikmat seni nya. Contohnya dalam sebuah lagu atau seni suara, mengandung  lirik dan melodi yang dapat menyampaikan pesan dan emosi melalui kesatuan seni lagu tersebut, lagu tersebut juga didengarkan oleh pendengar karena mampu berperan sebagai perwakilan perasaan yang saat itu sedang ia rasakan sebagai bentuk ekspresi dari pendengar tersebut. Begitulah seni jadi memiliki sifat ekspresif.

Abadi

Seni memiliki sifat yang abadi karena sebuah karya tetap bisa dinikmati atau diceritakan meski pembuatnya sudah tiada. Kandungan sebuah seni mampu bertahan meski sudah bergantinya zaman. Keabadian seni terbukti banyak sekali karya seni yang hingga kini tetap ada dan dikenal juga dinikmati, meski tidak diketahui siapa pembuat atau seniman nya. Seperti patung-patung zaman romawi kuno, candi yang hingga kini masih tetap dianggap indah dan estetik.

Universal

Seni bersifat universal maksudnya adalah seni dapat dinikmati oleh siapapun dan dari kalangan manapun. Seni juga dapat lahir dari tangan siapapun, tanpa memandang suku, ras, negara dan lainnya. Seni memiliki caranya sendiri untuk bisa dinikmati oleh siapapun. Karena tidak ada yang membatasi seseorang dalam menikmati seni baik dari dalam diri, maupun luar jika sebuah seni tersebut sudah ada di hadapannya.

Demikianlah sifat dasar seni yang wajib kamu ketahui, tetap semangat berkarya untuk menghasilkan seni yang baik dan bermanfaat. Salam kreatif!

ajax loader

Bagikan Artikel Ini

Penalis

Portal media berbagi informasi dan inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.