Budaya Indonesia di Mata Dunia

budaya indonesia di mata dunia

Indonesia 1000 budaya. Negara kepulauan yang memiliki ragam suku dan bahasa, membuat Indonesia memiliki kekayaan seni dan budaya. Dari banyak seni budaya Indonesia tersebut, ada beberapa yang mendunia, di antaranya sebagai berikut;

Batik

Tanggal 2 Oktober telah ditetapkan sebagai hari batik nasional. Seni budaya membatik, melukis dengan membuat banyak titik telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi Indonesia oleh UNESCO, badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan di tahun 2009. 
Batik memiliki filosofi yang beragam dipengaruhi oleh tempat asal Batik dibuat. Beberapa nilai kehidupan yang ada pada batik yaitu ketekunan, ketelitian dan kesabaran yang tercermin dari membuat banyak titik, hingga menjadi sebuah motif yang syarat makna tertentu.

Angklung

Angklung adalah alat musik yang terbuat dari susunan bambu kering, yang memiliki tingkat resonansi tertentu jika terkena benturan pada badan bambu. Menghasilkan bunyi bernada ganda saat digoyangkan.

Dilansir dari ich.unesco.org pada sesi kelima pertemuan antar pemerintah di Nairobi, Kenya, tanggal 16 November 2010 dibacakan penetapan Angklung  sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi. “212. The Chairperson of the Subsidiary Body read out draft decision 5.COM 6.18. Seeing no objection, the Chairperson of the Committee declared adopted the decision to inscribe the Indonesian Angklung, nominated by Indonesia, on the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity”

Dari sejarahlengkap.com menjelaskan Angklung berasal dari dua suku kata yaitu “engkleung-angkleung” yang berarti diapung-apung dan “klung” yang bermaksud untuk menjelaskan suara yang dihasilkan. Secara terminologi dapat disimpulkan bahwa, angklung adalah alat musik yang menghasilkan bunyi bernada ganda dengan cara digoyang-goyangkan.

Pada abad ke-12, dipercaya oleh kerajaan sunda bahwa bermain Angklung dapat mengundang Nyai Sri Pohachi. Dewi yang dipercaya mampu membuat tanah rakyat menjadi subur dan baik untuk ditanami apapun. Ada pula yang menyebutkan suara Angklung dipergunakan untuk membakar semangat perang para prajurit saat berperang.

Keris

Keris adalah senjata tikam berukuran belati, tajam di kedua sisi dan ujungnya, berbentuk tidak simetris. Belum dapat dipastikan kapan penyebutan Keris mulai ada. Namun beberapa sumber menjelaskan, baru pada abad ke-15 sebuah naskah sunda “Sanghyang Siksakanda ng Karesian” menyebutkan bahwa Keris adalah senjata para Prabu golongan Ksatriya.

Sejak 25 November 2005, Keris telah diakui oleh UNESCO sebagai Karya Agung Lisan Tak Benda Warisan Kemanusiaan. Sejak saat itu Keris dikenal dunia dan menjadi tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikan Keris sebagai warisan kebudayaan yang mengandung nilai-nilai luhur.

Tari Kecak

Tari Kecak adalah seni gerak tari Bali yang di dalamnya mengandung cerita syarat makna; biasanya tentang Ramayana. Mengenal Bali Melalui Seni Budaya banyak dilakukan wisatawan ketika sedang berwisata ke Bali. Tari Kecak menjadi salah satu tari Bali yang sering dipertunjukan. Mengumandangkan kata “cak…cak…cak” dan terdengar suara kerincing dari para penari yang mengitari lakon drama Ramayana di tegah tarian, menjadi khas dari tari Kecak.

Tari Kecak diciptakan oleh Wayan Limbat, seniman asal Bali. Ia terinspirasi dari upacara-upacara Sanghyang yang dilakukan di Pura. Tari kecak diciptakan dan dipopulerkan sejak tahun 1930an. Pemusik asal Jerman Walter Spies yang mempunyai banyak kenalan tokoh-tokoh seni di Eropa, turut berperan dalam mempolpulerkan tari Kecak kala itu.

Tari Saman

Sejak tanggal 24 November 2011, Tari Saman diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dunia.
Tari saman adalah tari asal Aceh yang dilakukan oleh beberapa orang laki-laki dalam jumlah ganjil, dengan formasi duduk di atas tumit, sebaris . Penari melakukan gerak tepuk tangan, memukul tanah, paha dan dada. Banyak gerakan yang mengandung makna mendalam mulai dari agama, alam, dan tradisi yang luhur masyarakat Suku Gayo, seperti yang tertulis pada artikel Mengenal Lebih Dalam Seni Budaya Aceh.

Awalnya tari Saman hanya sebuah permainan rakyat yang bernama PokAne. Ketika islam masuk pada abad ke-14, nyayian yang mengiringi PokAne berubah menjadi puja-puji kepada Allah. Selain nyanyian, beberapa gerakan dan posisi duduk PokAne juga mengalami perubahan. Semua perubahan dan perkembangan tari itu adalah peran dari seorang ulama besar Syekh Saman.

Wayang

Seni pertunjukan dalam bertutur melalui media Wayang; dalam bahasa jawa berarti “bayangan”. Banyak sekali pembagian Wayang; berdasarkan asalnya, bahan pembuatan Wayang dan isi cerita dari pertunjukan Wayang. Catatan awal sejarah Wayang, pada abad ke-4 terdapat di Prasati Mantyasih dari kampung Mateseh, Magelang Utara, Jawa Tengah yang berbunyi “Galigi Mawayang”.

Pada tanggal 7 November 2003, UNESCO menetapkan Wayang sebagai warisan budaya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur; “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity”.

Itulah beberapa budaya Indonesia yang mendunia. Semoga dapat menjadi informasi yang berguna dan inspirasi untuk senantiasa melestarikan seni dan kebudayaan Indonesia.

ajax loader

Bagikan Artikel Ini

Penalis

Portal media berbagi informasi dan inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *