Pesona Orang Sunda

orang sunda

Sunda – Suku Sunda adalah suatu kelompok etnis yang berasal dari bagian Barat Indonesia. Identitas orang sunda yang sangat mudah dikenali yaitu bahasa dan kepribadian yang khas.

Logat orang Sunda sangat mudah dikenali, beberapa orang dari suku lain yang sering berbicara dengan orang Sunda, bisa saja lama kelamaan tanpa sadar akan mengikuti mimik dan intonasinya dalam berbicara.

Selain berpedoman pada kepercayaan atau agama, orang Sunda juga memiliki pedoman yang menopang warna sikap dan sifat orang Sunda; bahwa setiap hal yang terjadi pasti ada sebabnya, dan yang dilakukan hari ini akan berdampak pada masa depan.

Hana nguni hana mangke, tan hana nguni tan hana mangke, aya ma beuheula aya tu ayeuna, hanteu ma beuheula hanteu tu ayeuna. Hana tunggak hana watang, tan hana tunggak tan hana watang. Hana ma tunggulna aya tu catangna.

Artinya: Ada dahulu ada sekarang, bila tak ada dahulu tak akan ada sekarang, karena ada masa silam maka ada masa kini, bila tak ada masa silam takan ada masa kini. Ada tunggak tentu ada batang, bila tak ada tunggak tak akan ada batang, bila ada tunggulnya tentu ada batangnya.

Sifat dan sikap ramah saling menjaga hubungan antara sesama manusia juga sangat kental mewarnai karakter orang Sunda. Sikap tersebut terbentuk dari nasihat turun temurun “silih asah, silih asuh, dan silih asih”, artinya harus saling mengasah atau mengajari, saling mengasuh atau membimbing dan saling mengasihi. 

Orang Sunda sangat menjunjung sifat ramah, optimistis, riang-gembira dan tolerasi serta berani. Beberapa sifat yang senantiasa diaplikasikan dalam kehidupan oleh seorang Sunda adalah sebagai berikut;

Cageur (sehat)

Sehat untuk jasmani dan ronahi. Jasmani orang Sunda yang sehat harus diperkuat dengan pikiran yang jernih dan bersih. Orang Sunda sangat menjaga hati dari perasaan iri, dengki dan penyakit hati lainnya. Makna Cageur (sehat) pun akhirnya menjadi sangat tebal. Nilai kesehatan bagi orang Sunda bukan hanya sebatas keberfungsian organ yang baik, melainkan juga perasaan, kebatinan yang tenang dan tentram.

Singer (mawas diri)

Suatu sikap yang tidak egois, selalu mengutamakan kepentingan bersama dibandingkan diri sendiri. Sadar dalam menempatkan diri, sehingga orang Sunda dapat bersikap sesuai dengan kondisi yang sedang terjadi. Memperhatikan nilai-nilai moral, sifat dan sikap dimanapun berada.

Wanter (berani)

Pantang bagi orang Sunda menjadi seorang pengacut dan tidak bertanggung jawab. Orang Sunda diajarkan agar senantiasa menjadi contoh yang benar. Mampu membedakan hal yang baik dan buruk, serta melakukan kebenaran dengan cara-cara yang bijak.

Bener (benar)

Orang Sunda melakukan segala sesuatunya dengan benar, amanah dan jujur. Tidak melakukan kebohongan yang merugikan orang lain. Mendukung setiap fakta yang benar, tidak membela suatu hal yang salah dan buruk.

Pinter (cerdas).

Orang Sunda harus mencerminkan kecerdasan dan kepintaran. Memiliki keilmuan yang berguna bagi kehidupan di dunia, agar ilmu yang dimilikinya kelak akan menjadi penyelamat bagi dirinya di akhirat. Mejauhi sifat sombong meski memiliki banyak ilmu; sebagaimana ilmu padi yang jika semakin berisi, makan akan semakin merunduk.

Demikianlah sedikit pandangan mengenai orang Sunda yang dapat Penalis bagikan, Sebaik apapun suatu suku menerapkan dan menjalankan idealismenya, tentu tidaklah ada manusia yang sempurna. Hal yang harus selalu dijaga adalah tetap saling menjaga dan menghargai serta memiliki toleransi yang cukup kepada semua suku dan bangsa. 

ajax loader

Bagikan Artikel Ini

Penalis

Portal media berbagi informasi dan inspirasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *