Mari kita susun kembali kepingan yang jatuh
Ada banyak kata-kata yang sering kubaca
Kemudian tenggelam. Lalu menghilang.
Dari banyaknya metafora
Puisimu adalah jebakan terhebat
Sebagian orang menceritakan derita
Yang lainnya berusaha membenci
Mari kita susun kembali kepingan yang pecah
Banyak mata yang sering ku perhatikan
Kemudian terluka. Lalu menangis.
Tidak ada lagi yang perlu menari
Kita akan meracik racun untuk duka derita
Dari banyaknya Alkemis dan kalimat sopanmu
Izinkan aku mencoba menuliskan sedikit yang kutau:
TAI.





