Kota sialan! Bandung sungguh tak nyaman tanpamu, Nona. Ragamu masih di kota ini.Namun,tidak dengan hatimu.Namun,tidak dengan kita. Harap kutanam, sepah kupanen. Siapalah aku berani melawan takdir?Tanpa berizin, ditulisnya bahwa pada
Pantjja
Pujangga Kapiran. Menulis sekedar untuk melampiaskan. Kadang tentang cinta, dan kadang kidding. Pokoknya semau saya lah, jangan ngatur!
