1
Lampion di sudut meja makan, kuharap ia tidak beranjak pergi. Sebab, ia dan sekitarnya sudah sangat indah. Cobalah rasakan itu senang, bukan bimbang. Lebih seru rasanya jika tidak berseteru satu sama lain. Ramen yang hari ini aku nikmati rasanya masih sama. Kecuali rasa kita.
2
Persetan!
Aku akan hidup di hidup yang kumau, menjadi apapun yang kalian pikirkan. Aku akan menjadi atlet badminton, menjadi penyanyi, menjadi pasanganmu, menjadi voice actor, menjadi dubber dan apapun yang kalian bayangkan.
3
Seberapa banyak aku memikirkanmu, tidak ada yang lebih utama daripada diriku sendiri. Kamu silahkan sibuk dengan skenariomu, aku sibuk mewaraskan diri disini. Entah berapa bunga yang kutanam, tetap saja perasaanku yang mekar. Disiram dan dipupuk oleh campuran perasaan cinta dan penerimaan. Aku yang perasa atau kamu yang terlalu logika? Dasar cinta ini hanya manfaat atau kamu pakai hati juga?
4
Jika mencintaimu adalah lautan penuh kesabaran
Mungkin aku sudah tenggelam dibuatnya
5
Aku berpijak di tanah yang asing dalam penglihatanku
Jauh yang terasa dekat
Hingga dekat yang terasa jauh
Tangan kiri kananku menjinjing harapan
Otak kiri kananku terus bermain peran
Harapanku terbentang seluas lautan
Hari ini
Hari itu
Hari yang kutunggu
6
Minggu, hari pertama atau terakhir dalam sepekan? Entahlah, tentukan sendiri kalendermu, yang jelas, meskipun hari ini bukan lagi Minggu yang pertama dalam hidupku, semoga bukan juga yang terakhir. Aku masih ingin menatap matanya dan melihat senyum itu. Hiduplah terus ya.
7
Hari ini aku olahraga
Dengan kawan kawan yang untukku selalu ada
Lalu kami pergi makan ramen
Sebagai penutup hari Minggu sebelum hari Senen
8
I love you and luckly you love me back. Maaf ya lagi bucin.
5 Juli 2026 Tebet
(Bahar, Mara, Fada, Ken, Lia, Anggi, Io, Linlin, Ocha, Wahyutama, Reven, dan Tomi)