Ibumu menyulam huruf-huruf namamu di saku baju,bermain dongeng dan memanggil-manggilmukelak duka-duka di punggungmenggosok seribu ingatan & menelanmu. Ibumu memesan potret-potret visual,dan namamu di sana; terpasung sepertijanin dalam rahim—kelak kaumengusap-usap itu
Trybuana Tunggal Dewi Rahmadani
Trybuana Tunggal Dewi Rahmadani, perempuan yang aktif menulis sejak tahun 2017, tinggal di Jakarta. Cuma jatuh cinta all in sama sate padang di dunia ini.
2 karya tulis dari Trybuana:
Telah tertiup duka kerontang ke rahim ingatanmu,seperti hitungan-hitungan nasib lama merengekkelaparan dan tinggalkan kecup basah.Kau kembali dengar lengkingan tuanyaterkatung-katung pada gendang telingameski kau usap sekujur tubuhmu dengan mantra,“Tuhan, singkirkan duka

