Sastra

Al Insyirah dalam Bait Hidup

Kehidupan fana
Tak luput dari “kejutan”
Ia datang diam-diam, tanpa aba-aba, tanpa diminta
Terkadang ia menjelma tawa

Merekah seperti bunga dimusim semi
Terkadang ia luruh menjadi air mata
Jatuh satu persatu, mengisahkan perih tak terucap

Segala yang hadir
Bermuara pada kehendak-Nya
Rahasia yang ditulis dengan tinta tak kasat mata
Namun kita,
Masih diberi ruang untuk berusaha
Menyulam harap, menitip doa pada semesta
Menyemogakan yang menjadi mau-Nya menjadi bagian dari keinginan yang diimpikan
Dan menjadikan nya harap yang dikabulkan

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *