Salam Penalis! Akhir-akhir ini, Facebook acapkali digunakan untuk transaksi jual beli berbagai jenis barang. Mulai dari kebutuhan primer hingga sekunder, mulai dari barang yang terbilang baru, mau pun barang yang bekas pakai yang masih layak digunakan.

Facebook adalah jejaring sosial yang dapat mempertemukan teman di sekitar lingkungan mau pun di luar nan jauh di sana lewat jejaring sosial ini. Namun, seiring kian masifnya penggunaan Facebook, ada juga yang mendapatkan atau berusaha mencari jodoh lewat jejaring sosial ini. Bagaimana tidak? jejaring sosial yang pertama kali diluncurkan pada tahun Februari 2004 ini telah memiliki satu milyar pengguna pada September 2011. Fantastis, bukan?

Bagi Penalis, Facebook mempunyai peran penting sebagai alat komunikasi dan wadah bersilaturahmi yang dulu sempat terjalin lalu menghilang. Semacam putus kontak, lah. Karena hampir seluruh individu di dunia menggunakan Facebook yang memungkinkan untuk mencari teman, saudara, dan lawan jenis untuk berkomunikasi serta kembali menjalin silaturahmi.

Facebook Menjadi Suatu Tren di Masanya

Bagi Penalis yang sudah mengetahui Facebook dan membuat akun itu sendiri sejak beberapa tahun yang lalu, sebenarnya hanya digunakan sebagai curhatan atau tulisan-tulisan yang ada di dalam pikiran serta mengunggah foto-foto untuk kenang-kenangan. Namun, ternyata Facebook menjadi tren pada waktu itu, di mana Penalis kerap kali ditanyai “Facebook lo siapa namanya?“. Selalu seperti itu. Padahal, ketika kita tau nama dari Facebook seseorang, tak lain dan tak bukan kita hanya ingin melihat foto-foto, biografi, dan aktifitasnya melalui posting-an. Bukan begitu?

Jejaring sosial ini memang sangat lengkap fiturnya; mulai dari beranda, buat cerita, siaran langsung, foto, dan juga pesan, serta masih banyak lagi fitur-fitur menarik dari jejaring sosial ini. Penalis tidak bisa menyebutkan semuanya, tapi yang disebutkan di atas itulah fitur-fitur yang paling sering digunakan orang-orang. Oleh karenanya, Facebook mempunyai tren di masanya sebelum muncul jejaring sosial lainnya.

Facebook Digunakan oleh Seluruh Kalangan

Ya, jejaring sosial ini digunakan oleh seluruh kalangan, mulai dari yang muda sampai yang tua. Bagaimana tidak? untuk mendaftar sebagai pengguna di Facebook kita hanya perlu mengisi form alamat email atau nomor telepon, wajar saja kalau Facebook banyak digunakan oleh banyak kalangan karena kemudahan pendaftarannya. Jejaring sosial ini hanya meminta verifikasi berupa kode yang dikirim ke alamat email atau nomor telepon yang kita daftarkan, kemudian kita langsung dapat menggunakan Facebook dengan beragam fiturnya.

So, tunggu apa lagi? Mulailah dengan kata-kata di bagian “Apa yang Anda pikirkan?”, kemudian semua temanmu akan melihat dan memberikan lambang cinta pada halaman berandamu.

Forum Jual Beli di Facebook

Akhir-akhir ini, Penalis melihat Facebook banyak sekali digunakan sebagai tempat jual beli yang sangat cepat karena fitur marketplace dan grup-grup jual beli sudah sangat banyak peminatnya dan keanggotaannya. Penalis melihat banyak sekali peluang yang sangat besar untuk menawarkan segala sesuatunya lewat jejaring sosial ini. Tinggal upload foto produk, beri deskripsi, lalu bertemu dengan pembelinya. Sederhana, kan?

Tak ada yang dirugikan dalam forum jual beli ini, kepastian adalah kunci utama dalam forum ini. Di sini, Penalis akan berbagi tips supaya barang yang kalian jual di forum cepat mendapatkan respons dari calon pembeli.

Keterangan — Menulis keterangan barang apa yang ingin dijual termasuk dengan spesifikasi atau rincian dari barang tersebut. Plus minus barang bisa kalian tuliskan di sini.

Harga — Menulis harga yang sesuai dengan kondisi barang yang akan kalian jual, karena pembeli akan sangat teliti melihat foto barang yang kalian unggah pada halaman ini. Jadi setidaknya kalian harus mengetahui harga pasaran terlebih dahulu sebelum menggunggah barang ke fitur pada forum ini.

Gaya Bahasa — Bahasa yang digunakan di forum jual beli Facebook terkadang bisa dibilang kreatif dan inovatif. Bayangkan saja, beberapa grup melarang angka atau nominal harga disebutkan pada halaman keterangan. Serta gaya bahasa yang kekinian, sehingga mudah dipahami dan dimengerti bagi kalangan dan anggota grup ini.

Contohnya “misi min“, “bantu teman“, “edisi BU“, A1, B1, C1, dan D2, serta masih banyak lagi gaya bahasa yang digunakan pada forum ini. Banyak juga yang kurang mengerti dengan gaya bahasa seperti itu, apalagi bagi yang baru bergabung dengan forum. Oleh karena itu, Penalis coba beri sedikit penjelasan, ya.

A1, lebih kepada nominal harga yang ditawarkan, yakni Rp100.000
B1 juga sama, yakni Rp50.000
Edisi BU, yaitu edisi butuh uang. Saat di mana harga barang yang ditawarkan bisa lebih rendah dari biasanya. Postingan seperti ini biasanya sangat cepat diberi komentar karena orang yang menawarkan berharap barang cepat laku terjual.

Mungkin gaya bahasa tersebut yang sering digunakan pada halaman, forum, grup, atau fitur lainnya pada jejaring sosial Facebook. Sebenarnya masih banyak gaya bahasa lainnya yang sering kali digunakan dalam merangkai sebuah kalimat pada saat menawarkan suatu barang pada forum tersebut.

Sahabat Penalis, sekian ringkasan perihal Facebook Sering Digunakan untuk Jual Beli. Semoga dapat bermanfaat bagi sahabat Penalis yang ingin terjun di dunia jual beli khususnya pada jejaring sosial Facebook.
Salam Penalis, puitis tapi tak romantis.

Shares: