Di bawah pohon tandus aku menatap langit
Tanpa payung, aku kuyup, seperti daun kering yang disiram
Cinta seorang nenek terhadap tanamannya
Mata tak terbendung, air terjun turun begitu deras
Menatap kosong, berat bergerak,
Dunia berjalan tetapi waktu berhenti berdetak
Haruskah aku menyelami air kali yang kotor?
Haruskah aku terjebur lumpur suci yang bau?
Tak ada yang paham, yang kupahami bahwa meninggal adalah seni
Seni yang menyadarkan.
Bahwa kehidupan berjalan ke masa depan,
Bukan masa lalu, karena sejarah pun tak akan pernah jadi solusi