Aku menepi di sudut sunyi sebuah ruangan
lalu kau datang bertanya lugu
seperti anak kecil yang haus tahu
tentang dunia, tentang aku
Waktu itu, aku hampa
tatapan kosong tanpa arah
namun hadirmu, sekilas saja
membuatku merasa ada
Aku tengah goyah
diliputi hari-hari yang ingin kutinggalkan
tapi kau,
kau hadir dengan cara yang tak biasa
dan aku merasa kau istimewa.
Lama kucari tahu
apa ini sekadar kagum sesaat
atau kau adalah sesuatu
yang layak ku perjuangkan hingga akhir
Aku meminta petunjuk dari langit
dan tahu kah kau?
Senyum sederhana mu
telah lama aku rindukan
tanpa aku sadar.
Namun kini
aku harus diam memendam
karena kau sudah berlabuh pada yang lain
Kau minta kisahmu disembunyikan
ketika dunia menyangka
kau dan aku sepasang cerita
Padahal tidak
Aku bukan kisahmu
Engkau adalah senja yang hangat tapi singkat
dan aku malam yang panjang yang tak pernah bisa memelukmu.
Jakarta, 11 Mei 2024





