Sastra

Seperti Endorfin

Entah berapa purnama lagi
Harus dilalui nyanyian sepi
Setiap ruang itu kubuka dengan hati hati
Kubiarkan angin menyapanya dengan lembut
Merasakan setiap sentuhan yang fana

Lagi lagi terulang
Hanya hinggap lalu pergi
Hilang arah panah yang hancur pecah berkeping keping

Kita adalah kemungkinan yang tak pernah diizinkan bersatu
Seperti endorfin sesaat
Kau hadirkan mentari disaat gerhana
Jika kita hanya mungkin sampai disini
Sekiranya kau tahu aku akan tetap memilih mencintaimu
Dengan kesadaran kita mungkin hanya menjadi cerita
Berakar di antara harapan yang rapuh

Seperti endorfin sesaat
Kau hias rangkaian kata
Seolah-olah menjadi taman bunga
Semesta telah mengubah takdirnya
Mengubah kita menjadi aku

Like 0
Dislike 0
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *