Hitam..Hitam…Harum…Harum…Harum sekali aromanya menusuk dan memasuki lubang hidungkuTentu saja tidak hanya kucium aromanyaKu seruput juga airnya…”sluurrpppphh” aahhhhh….. Nikmatnya….Ku ketagihan dengan aroma dan rasa air hitam iniYang berasal dari biji yang
Cerpen
“Tanam rumpu-rumput itu! Cepat!!!” Atasanku berkata keras kepada budak-budak itu. “kerja… kerjaaa… yang cepat… jangan lambat!!” Kulihat banyak sekali budak-budak di dataran luas ini, mungkin ada ratusan jumlahnya, ada yang
Aku adalah seorang janda yang ditinggal suami karena wanita lain. Mantan suamiku pergi entah kemana. Kami juga belum dikaruniai anak. Dengan sisa tabungan yang kukumpulkan, aku mencari peruntungan dengan membuka
"Kalau libur, ya pulang saja" kalimat Bapak, membuka percakapan kami. 131 km jaraknya, 2,5 jam waktunya, tergantung moda apa yang kupakai untuk menempuhnya. Rumah, masih terdefinisi dua manusia mulia itu.
Ia mencintainya dengan cara yang pelan-pelan membunuhnya. Namanya Dara, dan ketika ia menyebut nama Arga, suaranya selalu sedikit bergetar. Seperti ada sesuatu dalam dirinya yang tahu, nama itu tak seharusnya
Pukul 02.30 WIB.Saat sebagian besar orang terlelap dan mimpi bekerja lebih keras daripada tubuh mereka. Aku justru berdiri di depan sebuah rumah, dengan dada yang tak berhenti bergetar. Tubuhku sempoyongan,
Malam itu adalah pertemuan pertama kami. Seperti nasib cinta orang masa kini, kami dipertemukan oleh keakraban di media sosial. Setiap malam kami saling berbalas pesan, bahkan tidak jarang menyertakan tanda






