Perjalanan melamar pekerjaan harus melalui beberapa tahap yaitu apply lamaran kerja, psikotes, interview, sampai akhirnya mulai bekerja di sebuah perusahaan. Bukan hanya melamar kerja, untuk mendapatkan sesuatu tentu harus lulus dan mampu melalui beberapa tahap sesuai yang dipersyaratkan sebelum akhirnya kamu mendapatkan hal tersebut. Salah satu tahap yang pasti harus dilalui dalam proses melamar pekerjaan yaitu interview.

Interview adalah percakapan antara dua orang atau lebih, yang dilakukan oleh narasumber dan dan orang yang menggelar interview. Tujuan dari interview adalah untuk mendapatkan informasi sebelum mengambil keputusan. Bagi penyelenggara interview akan mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan jawaban guna menilai apakah narasumber dapat memenuhi ekspektasi posisi pekerja yang dibutuhkan.

Berikut adalah hal-hal yang harus kamu persiapkan untuk melalui interview dengan hasil yang maksimal.

Pahami Wawancara yang Kamu Jalani.

Metode wawancara setiap perusahaan berbeda-beda hal itu merupakan strategi yang diterapkan dari setiap perusahaan demi mendapat tenaga kerja yang paling berkualitas. Ketika menerima undangan wawancara, sebaiknya kamu baca dengan cermat apakah ada persyaratan khusus seperti menggunakan bahasa inggris saat wawancara berlangsung, kode busana dan lainnya.

Jangan Mengulang Jawaban untuk Klarifikasi

Interview untuk melamar pekerjaan merupakan tahap penting karena pewawancara atau pihak perusahaan biasanya akan menentukan apakah kamu bisa memenuhi ekspektasi yang mereka inginkan atau tidak. Memberikan jawaban yang monoton atau berputar-putar akan membuat dirimu terlihat malas dan memiliki motivasi yang kurang. Karena perlu diketahui bahwa setiap pertanyaan yang diajukan dari pihak pewawancara pada dasarnya membutuhkan jawaban yang berbeda untuk digunakan sebagai skala penilaian atas tenaga kerja yang meeaka butuhkan.

Melakukan Kontrol Emosi Negatif

Emosi negatif bisa terjadi ketika kondisi dimana sebuah jawaban terdengar memaksa, tidak ingin dibantah atau seperti memaksakan jawaban itu harus benar. Sebagai orang yang ingin melamar kerja perihal benar atau salah jawaban yang kita berikan tentu sepenuhnya akan dinilai oleh pewawancara. Untuk itu berikan jawaban yang memiliki komposisi informasi solid jauh lebih baik ketimbang membuktikan pembenaran atas jawaban kamu. Jawaban yang demikian akan terkesan menggurui dan suasana interview menjadi tegang. 

Jujur

Metode menemukan jawaban yang paling mudah adalah jujur. Saat kamu berkata jujur tentu tidak perlu berpikir keras untuk memberikan jawaban. Terlebih lagi jika nanti kamu diterima di perusahaan tersebut, tentu kejujuran kamu di sesi interview akan memudahkan pekerjaan kamu.

Adaptif

Pewawancara memiliki sikap yang berbeda-beda kamu hanya perlu fokus kepada pertanyaan yang diajukan dan menjawabnya dengan subjectif mungkin. Sikap pewawancara hanya perlu kamu tanggapi dengan cepat beradaptasi.

Postur Tubuh Tegap dan Yakin

Bahasa tubuh adalah sebuah pesan yang disampaikan tanpa menggunakan kata-kata Setiap orang memiliki daya serap yang berbeda-beda dalam memahami bahasa tubuh. Oleh karena itu sangat penting menerapkan bahasa tubuh yang baik; yaitu dengan mempertahankan kontak mata dan tegap serta yakin di setiap menjawab pertanyaan. Agar setiap jawaban yang kamu keluarkan dapat diserap dengan baik oleh pewawancara. Dengan begitu interview yang kamu jalani akan semakin lancar.

Mempersiapkan Pertanyaan Bermodal Pengetahuan tentang Perusahaan Tempat Kamu Melamar Kerja

Sebelum mengajukan pertanyaan sebaiknya kamu meminta izin kepada pewawancara, atau tunggu dipersilahkan oleh pewawancara untuk bertanya. Menanyakan beberapa pertanyaan adalah hal penting karena dengan begitu kamu akan menyampaikan bahwa kamu adalah orang yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan peduli terhadap apa yang sudah kamu lakukan.

Demikian tips sukses melalui wawancara kerja versi Penalis, semoga bisa menjadi informasi dan inspirasi yang bermanfaat. Jika gagal, coba lagi. Saat jatuh, bangkit lagi! Salam Sukses.

Shares: