Sastra

69b32ed438632

Doa Terbaik

Dalam karangan ini berisi doa-doa mustajab yang dihaturkan kepada dua adik kecilku.Sebagai prajurit penjaga dua putri yang kini sepeninggal sang raja. Penuh harapan serta doa terbaik, kelak aku harap mereka
algojo sapi

Revoevolusi

“Tanam rumpu-rumput itu! Cepat!!!” Atasanku berkata keras kepada budak-budak itu. “kerja… kerjaaa… yang cepat… jangan lambat!!” Kulihat banyak sekali budak-budak di dataran luas ini, mungkin ada ratusan jumlahnya, ada yang
69a51962a6ef7

Angan Pulang

𝘵𝘢𝘬 𝘢𝘱𝘢 𝘫𝘦𝘯𝘨𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘭𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘢𝘱𝘢𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘶 𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 𝘨𝘪𝘭𝘢 Satu sesapan. Hingga menjalar pada sesap lainnya aku rasakan pada rongga kerongkongan lalu menuju indra penciuman
699dc702a45fb

Petapa Masa Lalu

Karya: Sesep SihabudinTeruntuk: Nona Abu-abu Tuhan kapankah lelaki itu berhenti menjahit lukanya sendiri, dengan tangan yang gemetar mencoba mencari peruntungan, sementara kakinya mulai ringkih mentadaburi jejak-jejak kehilangan. Seorang pria yang
freepik sketsa vektor hitam putih kerumunan bersuara nyeri 21274

Tak Cukup Hanya Cinta

Kami berdiri menagih janjiTapi seolah mencari matiKami berdiri sendiri-sendiriTapi seolah dibayari Tak ada artiTak ada hati Kami berisik berteriak nyeriTapi kau dengar seperti bernyanyiKami sibuk mengelap tangisTapi kau lihat seperti
Screenshot 2026 02 20 055201

Puing 1

Mari kita susun kembali kepingan yang jatuhAda banyak kata-kata yang sering kubacaKemudian tenggelam. Lalu menghilang. Dari banyaknya metaforaPuisimu adalah jebakan terhebatSebagian orang menceritakan deritaYang lainnya berusaha membenci Mari kita susun
Seperti endorfin

Seperti Endorfin

Entah berapa purnama lagiHarus dilalui nyanyian sepiSetiap ruang itu kubuka dengan hati hatiKubiarkan angin menyapanya dengan lembutMerasakan setiap sentuhan yang fana Lagi lagi terulangHanya hinggap lalu pergiHilang arah panah yang
hidup dalam sebuah buku

Hidup Dalam Sebuah Buku

Buku yang lama tersimpanSampul berganti dengan kerajinan yang baruTulisan di dalamnya merasuk pikiranWaktu pun berkata jangan terlena pada haru Selama apa tersimpannya buku ituBuku yang selalu mengingatkan panca indera muSelalu