Kau kira aku ini apa?
Jadi yang bagaimana
Sampai harus terus mengadu pada Sang Pencipta
Betapa cinta tak punya tenaga untuk bersuara
Sahut bersahutan di antara aamiin yang tak terjeda
Namamu menghiasi dinding-dinding harapanku
Mengikis perih dari serpihan kaca
Yang retaknya adalah karena kita
Bawalah cintaku kemana pun kamu pergi
Sekalipun ke tempat sunyi, tanpa adanya aku
Bawalah cintaku pada cintamu
Sekalipun orangnya bukan aku
Bawalah cintaku pada waktu yang tak ada habisnya
Sekalipun sudah mati raganya
Doa adalah cinta yang tak ada rupanya
Menjelma menjadi kata yang tak terdengar suara
Cintaku adalah doa yang kuberi untukmu
Cintaku adalah doa yang aku minta untuk menjagamu