“Tanam rumpu-rumput itu! Cepat!!!” Atasanku berkata keras kepada budak-budak itu.
“kerja… kerjaaa… yang cepat… jangan lambat!!”
Kulihat banyak sekali budak-budak di dataran luas ini, mungkin ada ratusan jumlahnya, ada yang hanya pakai celana dalam, bahkan ada yang telanjang. Dan ku lihat atasanku dan belasan algojonya memecut beberapa budak-budak ini yang bekerja lambat, bahkan tindakan-tindakan yang lebih kasar lagi yang tidak akan ku ceritakan disini. Perasaanku bercampur baur, sedih, gak tega, tapi kadang sedikit senang, ah aku bingung. Ada apa denganku? Ada apa dengan dunia ini?
Kulihat rumput-rumput itu sedikit demi sedikit ditanami oleh budak-budak yang banyak itu, beberapa banyak lemas, bahkan terdiam tak bergerak lagi. Untung aku tidak bekerja sebagai algojo yang menyiksa budak-budak itu, aku bersyukur bekerja di bidang administrasi dan keuangan
Di waktu senggang , aku hobi sekali membaca, ya aku suka Sejarah
Kubaca lagi tentang Sejarah yang sangat lampau mengenai homo sapiens yang terkenal kejam, suka berperang dan berburu hewan untuk mereka makan. Semakin lama mereka semakin cerdas dan momentumnya ketika mereka pertama kali keluar dari Afrika dan membuat peradaban pertama di Mesopotamia. Bangsa Sumeria yang melakukan revolusi pertanian dan domestikasi hewan, cikal bakal peternakan dan diikuti dengan peradaban lain seperti Mesir Kuno dan China. Ya Homo Sapiens memang kejam dan rakus, mereka memakan segalanya baik tumbuhan maupun hewan, bahkan mereka sering membuat punah banyak jenis hewan karena kebiadaban mereka.
Kami sangat benci domestikasi, jelas! Sejak saat itu leluhur kami diperbanyak hanya untuk menjadi budak, diambil susunya dan disembelih untuk dimakan dagingnya dan juga mereka suka membunuh hewan-hewan lainnya. Apakah kalian homo sapiens tidak bisa hanya makan tumbuhan saja seperti kami ? tiba-tiba terbesit di otakku tentang homo sapiens yang baik yaitu mereka yang vegan dan vegetarian (ya mengambil susu masih termaafkan) terutama orang-orang India yang bahkan mereka menyembah kami! Ya tidak semua homo sapiens jahat! Kami sangat menghargai dan menganggap homo sapiens yang vegetarian dan vegan sebagai pahlawan kami.
Di tahun 10.000.000 ini (mungkin tahun 3.000.000 masehi nya sapiens) giliran kami Bos Taurus dari keluarga Bovidae yang telah mengalami revolusi kognisi dan menjadi peradaban di dunia ini. Ya! PERADABAN SAPI. Tamat sudah kalian homo sapiens. Sekarang giliran kami!!!
Ku lihat lagi atasanku dan algojonya memarahi dan menyiksa budak-budak homo sapiens itu, atasanku bermotif hitam putih, sedangkan algojonya ada yang bermotif coklat, coklat totol putih, hitam, putih totol hitam dan berbagai warna lainnya. Aku sendiri berwarna coklat dengan sedikit putih di wajah dan punggung.
Atasanku berteriak lagi dengan nada yang lebih kencang; “menanam rumput itu lebih mudah daripada menanam padi dan gandum”
Apakah ini balas dendam kami ke homo sapiens? Aku sendiri tidak tahu dan bingung. Tapi yang jelas selama jutaan tahun berevolusi, kami selalu herbivora dan selera kami rumput yang sangat sederhana ditanam dan dikonsumsinya, kami tidak suka daging apapun, termasuk homo sapiens, bukan selera kami.
Jadi walaupun mereka homo sapiens berjuta-juta tahun menggenosida kami untuk dimakan, sedangkan kami hanya menjadikan mereka budak untuk menanami rumput dan tenaga-tenaga fisik lainnya.





