Riuh tampak masih sama
Diantara bisingnya ibu kota
Terus berlari kesana kemari
Mencari apakah masih ada di sana
Di tempat yang kutitipkan cahaya itu
Redup tampak samar..
Menjelma jadi bayang-bayang
Tapi cahayanya tak pernah padam
Aku mencari tempat di mana kuletakkan cahaya itu
Sampai pada waktu panjang yang aku lalui setiap hari
Ada sorotan tajam lampu-lampu ibu kota
Ah tapi bukan yang itu cahayanya
Entah..rasanya luruh aku terbuai pada waktu yang terus berlalu
Entah..apakah aku lupa letaknya
Entah..ingin mencari jalan ke mana
Entah..apakah masih di sana?
Aku tak pernah benar benar ingin lupa
Harusnya kutancapkan penanda
Lelah rasanya bahkan tak mampu ku mengeluh
Badan rasa remuk..diterpanya setiap hari tanpa henti
Semoga cahayanya tak mati
Semoga masih ada waktu untuk sampai di tempat itu
Sunyi, tenang dan terangnya sampai nanti