Sastra

Dini Hari

Jarum panjang dan pendek
Menuju titik yang sama.
Perjalanan waktu menuju pagi.
Saat distorsi dunia terpadamkan.

Isi kepala,
Merobek tengkorak belakang
Merayap keluar,
Berteriak “DENGARKAN AKU!”.

“Apa yang sebenarnya kau cari?”
Ujarnya,
Mengguncang eksistensi.
Memicu pergulatan dengan isi hati.

Ku biarkan pertanyaan itu
Bergema…, bergetar senada
Dengan detak jantung.

Di luar mulai terang
Namun pikiranku masih tergenang.

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *