Malam iniMalam ini kurasa sudah cukupSudah cukup bersenang-senangsudah cukup bergelut dengan pikiran sendirisudah cukup mematikan akal dan rasionalitas demi sebuah perasaan yang tak pernah benar-benar memberi kepastian tapi apa jawabannya?Rupanya,
Noval
Seorang pria melankolis yang berusaha menjadi pria pada umumnya
8 karya tulis dari Noval:
Rasanya selalu samaKeras seperti batuHati ini pun demikian Seorang melankolis dengan pikiran yang kacauBergelut dengan pikiran tiada hentinyaSelalu menyerang kapanpun ia mau Bagi sebagain orang diam adalah emasNamun bagiku- diam
Lampau Malam datang menjelma malaikatKetakutan demi ketakutan dipertontonkanBukan oleh sang ilahiMelainkan oleh sistem kerja otak yang terus berputar tiada hentiSeakan semua akan berakhir esok Segenggam bara api terasa dinginItu pendapat
Melihat senyummu seakan membuat sisa hidupku bertambah satu tahunBukan metaforaItu adalah respons jiwaku atas semesta. Mendengar suaramuSeakan membuat hariku kembali mengenal warnaTak lagi hanya hitam dan putihTapi tersadar ada warna
Ketenangan?Kudengar katanya ia pernah tinggal di dalam kepalakusewaktu aku masih berbentuk telursebelum otak ini menetas jadi mesin cuci yang lupa siklus berhentinya. Kepalaku bukan sebuah pabrik lagi malam iniIa menjelma
Sore itu berbeda dari sore biasanya. Dafin, seorang mahasiswa baru yang baru dua bulan menginjakkan kaki di salah satu universitas tertua di Jakarta, kampus yang dijuluki kampus perjuangan- tengah duduk
Sore itu berbeda dari sore biasanya. Dafin, seorang mahasiswa baru yang baru dua bulan menginjakkan kaki di salah satu universitas tertua di Jakarta, kampus yang dijuluki kampus perjuangan, tengah duduk
Ada seorang priaYang berjalanAtau mungkin merangkakDi sebuah jalan yang mungkin ia lupa untuk menyiapkan cahaya Kakinya telanjangMenyentuh tanah yang dingin dan asingSementara kepalanya dipenuhi ruang-ruang kosongYang tak pernah sempat ia
