Sastra

Kontemplasi

Lampau

Malam datang menjelma malaikat
Ketakutan demi ketakutan dipertontonkan
Bukan oleh sang ilahi
Melainkan oleh sistem kerja otak yang terus berputar tiada henti
Seakan semua akan berakhir esok

Segenggam bara api terasa dingin
Itu pendapat orang gila
Dan aku meyakini hal tersebut
Tidak kah dirinya menyadari hal tersebut?
Mungkin terasa egois rasanya jika selalu ingin dimengerti
Tapi selayaknya manusia
Perasaan ini tak bisa dihakimi

Menghilang mungkin bukan pilihan
Menjalankannya terlalu berat
Lalu apa yang paling tepat?
Sepertinya aku harus membedah
Atau mungkin menata ulang kembali
Sistem kerja otak ini

Semoga tidak mati terlalu cepat.

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *