Populer

Fatamorgana Bernama Ketenangan

Ketenangan?
Kudengar katanya ia pernah tinggal di dalam kepalaku
sewaktu aku masih berbentuk telur
sebelum otak ini menetas jadi mesin cuci yang lupa siklus berhentinya.

Kepalaku bukan sebuah pabrik lagi malam ini
Ia menjelma akuarium yang semua ikannya berenang ke atas
membentur ke arah langit-langit kaca sambil bertanya di mana laut yang dijanjikan
Aku menonton dari luar kaca, memakai jas hujan, padahal di dalam kepalaku sendiri sedang kemarau

Meledak
Tapi ledakan ini aneh
bukan api, bukan suara, melainkan confetti yang terbuat dari potongan-potongan kalimat yang gagal lahir
jatuh pelan-pelan membentuk kata “kenapa” berulang-ulang di lantai yang tidak ada

tidak sunyi
sebenarnya, aku punya seorang wanita
semacam pemadam kebakaran yang datang sebelum aku sempat menekan tombol alarm
tangannya selalu tahu jalan pintas keluar dari labirin yang kubangun sendiri tanpa peta
setiap kali aku tenggelam dalam akuarium kepalaku
dialah yang menyelam duluan
membawa oksigen dalam bentuk kalimat-kalimat pendek yang entah bagaimana selalu mengetahui arah
bukan mangkuk yang menampung tumpahan, dia tali yang menarikku balik ke tepi- setiap kali aku lupa cara berenang menuju daratan

Otak ini terlalu berisik karena ia lupa cara jadi patung
Semua patung tahu cara diam
Otakku hanya tahu cara jadi lonceng gereja yang dibunyikan oleh angin yang tak pernah benar-benar ada.

Semakin kutulis
semakin ikan-ikan itu berenang ke atas
Barangkali ketenangan bukan kata yang asing
barangkali ia cuma pindah rumah ke kepala orang lain
dan lupa memberi tahu alamat barunya
tapi untungnya
ada seseorang yang selalu ingat jalan pulangnya
dan menyeretku ke sana setiap kali aku tersesat.

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *