Sastra

Sore: Sejauh Hadir, Sejauh Takdir

Aku telah melewati sepi beberapa tahun terakhir, tidak tertarik oleh apapun dan siapapun. Yang ku mau hanya dirimu.

Aku tidak menemukan rasa bahagia yang sama saat aku dan kamu menjalin asmara saat kita menukar tawa dan lara.

Mungkin, bagian akhir dari mencintai adalah menerima takdir.

Bahwa kita tidak mungkin bersama sampai akhir-bahwa selalu ada sekat walau sekedar hadir.

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *