Sastra

Pias

telah kuturutkan amarah di dadaku –
– yang bocor; ditikam sebilah sepi
saat kutemukan bibirmu yang sangsi
mendenguskan kepalsuan

aku menggelepar di lorong kelam
terkungkung dan terengah-engah
 : mencari sejengkal mimpi
yang dilumat jarum jam

ketika kedipan dusta membakar
arsip-arsip ciuman kita
di sepotong malam yang membusuk

Maluku, 14 Juli 2026

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *