Sastra

Ruang Hampa

RUANG HAMPA
Pena: Idez Adhie Aksarra

Hidupmu mulai terasing
Menjauh dari interaksi emosional
Ada semacam jurang antar perasaan
Lakumu tak lagi menyentuh hal-hal dasar

Semakin kamu menyelam
Semakin dalam kamu tenggelam dalam keterasingan
Tegur sapamu terasa hambar: sepi
Bahkan di titik ini, udara lebih rumit rasanya
Nadimu lebih riuh dari ledakan petasan malam takbir

Tiap mata yang kausapa menatap datar tanpa hati
Semua terasa lepas dari raga
Tiapkali dirimu mengindrai kembali
Hampa makin menjadi

Waktu berjalan namun tak ke mana-mana
Menyisakan detak terus berbunyi
Namun asing dalam telinga

Langkahmu menarikmu ke tepian
Namun dirimu telah lebih dulu di sana
Sudah menjauh dari semua

Saat kamu melambai tanda menyerah
Arah tak kunjung menemukanmu
Sedang di mana sekarang

Sebab kamu sudah tak lagi dikenali
Bahkan oleh jantungmu sendiri

Kebumen, Juli 2026.

Like 2
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *