Antonio Pintus, pelatih fisik yang berasal dari Italia dan melatih klub besar seperti Inter Milan dan Real Madrid. Dua klub itu pernah ia latih dalam kurun waktu satu dekade terakhir (2016 – 2026). Sebagai pelatih fisik, dia turut berkontribusi pada gelar juara pada dua tim tersebut. Berikut kontribusi yang dia raih selama melatih Real Madrid:
- 4 UEFA Champions League
- 4 FIFA Club World Cup
- 3 LaLiga
- 3 Supercopa de Espana
- 3 UEFA Supercup
- 1 Copa Del Rey
Masker untuk latihan yang biasa dipakai Real Madrid disebut masker hipoksia. Penggunaannya seperti biasa layaknya menutup hidung dan mulut namun ada saringan khusus untuk bernafas. Tiga katup pada saringan khusus meliputi; dua untuk udara masuk & satu untuk udara keluar. Jadi para pemain bernafas dengan ketukan 2-1 (dua masuk, satu keluar). Objek yang disasar pada masker ini; daya tahan, performa fisik, dan beban latihan. Pada dasarnya penciptaan masker untuk latihan di ketinggian mulai dari 910 hingga 5.500 meter di atas permukaan laut.
Antonio Pintus memiliki metode latihan yang cukup menguras fisik. Pada salah satu latihan Real Madrid, dia memperkenalkan masker cosmed K5 kepada para pemainnya. Masker yang didukung dengan model cosmed K5 memacu kemampuan aerobik dan anaerobik dalam batas minimal yang dibutuhkan. Tentu saja para pemain berlatih layaknya bertanding sungguhan di dalam lapangan. Selama latihan berdurasi 15-20 menit, masker ini membuat latihan singkat para pemain dapat dianalisis dalam dua hal; level VO2 max dan sumber energi mana yang cenderung terpakai (karbohidrat atau lemak).
Dengan kata lain, Real Madrid mengkombinasikan latihan sesi (sepak bola) dan latihan kebugaran (VO2 max dengan penggunaan masker) menjadi lebih praktis dan efisien. Bahkan metode tersebut mendapat perhatian dari Ben Warbuton dari latar belakang Fisioterapis Olahraga. Dia berkata bahwa hal ini dapat mengurangi risiko cedera jaringan lunak, mengurangi waktu terbuang, dan cepat mengevaluasi dari data yang telah terkumpul (yang akan dianalisis oleh para staf). Jarang ada tim sekelas Real Madrid berani mengambil terobosan dalam memiliki perlengkapan berkualitas tinggi dan diadopsikan bersama dengan latihan sesi sepak bola.
Model masker berupa cosmed K5 memiliki harga berkisar €30.000 (sekitar $33.500) per unit, termasuk perangkat lunaknya. Dikarenakan sifatnya portable atau mudah dibawa, maka perangkat ini dapat diterapkan di lapangan maupun pada sesi latihan singkat. Durasi berlangsung 15-20 menit dan harus dengan level maksimal. Hal ini dilakukan supaya menguji tubuh memaksimalkan udara yang telah terserap dan terhirup (VO2 max). Contohnya ketika melakukan beep test, speed meningkat 0,5 km/jam setiap kali bunyi bip terdengar. Di dalam situs beeptests.com/ menunjukkan bahwa speed 18 km/jam masuk ke dalam level 21 alias level tertinggi kebugaran dalam lari bolak-balik 20 meter.
Paket dalam masker berupa masker bertali yang dipasang di bagian kepala kecil dan ransel kecil (berukuran 20 x 20 x 6 cm, berkapasitas 2,4 liter, dan berat tak mencapai ½ kg). Berat dalam ransel tersebut untuk antena kecil sebagai penerima data masker. Kemudian hasil latihan akan dikirim ke komputer atau tablet melalui bluetooth secara real time. Latihan dengan masker ini membuat Pintus dapat memantau dan memberi porsi latihan fisik lanjutan sesuai dengan tingkat kebugaran para pemain tersebut. Hal ini sebagai langkah prventif dari cedera.
Referensi:
- https://www.transfermarkt.us/antonio-pintus/profil/trainer/11536
- https://www.beinsports.com/en-us/soccer/la-liga/articles/real-madrid-masks-what-they-are-and-why-pintus-has-started-wearing-them-again-2026-02-05
- https://www.bbc.com/sport/football/articles/cvgr27ge5jvo
- https://beeptests.com/beep-test-levels-timings-distance-and-results/
- https://en.as.com/soccer/the-secrets-of-pintus-30000-miracle-masks-at-real-madrid-n/