Sastra

Sesajian Nikmat

Apa mau dikata
Budaya kita adalah tersinggung
Saling berebut kursi tahta
Bersembunyi dibalik kata maaf setelah berpanggung

Kisah kisah nelangsa terlintas
Bak kendaraan di daerah Simatupang
Para pemuka itu cerdas
Namun tak sadar dengan yang timpang

Sarapan dengan pidato demi pidato
Makan siang dengan kisah andaikata
Semakin hari semakin kita dibuat bodo
Dibodo bodoi ucapan kata

Sungguh nikmat sesajian ini
Membuat mata lelah dan telinga berdengung
Jangan pernah lelah pada Pertiwi
Engkau para tunas muda yang bersenandung

Jakarta, 24 Oktober 2025

Like 0
Dislike 0
Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *