Sastra

Satu Detik Setelah Menatapmu

Aku rasa suaranya sudah mengalihkan sebuah dunia
Jika saja ada waktu, aku mau itu
Sebatas mengulang dan mengucap tentang satu detik setelah menatapmu


Aku dibuat kalang kabut
Ini rasa yang asing, tidak selalu kurasa
Ini di luar kendali
Semacam dibacakan sebuah mantra
Matamu
Sekali lagi matamu, berhasil membuatku mabuk

Aku hanya menyukai perasaan ini
Sekadar melihatmu saja, hatiku berontak hebat, memohon untuk dicintai

Tapi biarlah, ini kuasaku
Menyertakan seluruh raga pada cinta, yang jelas aku menyukai tiap genggam dan caraku tersenyum
Satu detik setelah melihatmu

Like 59
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *