Kalau suatu hari nanti aku dipaksa tuhan menikah, dan kamu adalah jodohku.
Ini yang akan aku lakukan sebagai suami yang baik.
Selesai proses lamaran, aku akan bacakan sebuah puisi di hadapan keluarga kita.
Lalu saat proses akad dan perayaan, aku akan mengundang semua teman puisiku untuk membawakan puisinya di acara kita.
Saat malam pertama aku akan membacakan puisi untukmu sebelum tidur.
Selesai sholat berjamaah, aku akan membacakan puisi
Saat berangkat kerja, di depan pintu aku akan membacakan puisi
Makan malam tiba aku akan membacakan puisi
Saat anak kita lahir, setelah aku adzankan. Aku akan lantunkan sebuah puisi
Ketika kita rekreasi, aku berdiri di depan umum lalu membaca puisi
Setelah aku memberikan slip gajiku, akan kuselipkan puisi
Lalu ketika mudik, aku akan bacakan di depan warga kampung sebuah puisi
Tembok rumah kita akan dipenuhi puisi
Password email, WhatsApp, Instagram isinya puisi
Saat membeli baju, gambarnya puisi
Semua puisiku, hanya untukmu. Cinta