Berawal dari laga domestik, Liga Spanyol, Real Madrid melawan Malaga di Santiago Bernabeu pada 19 April 2015. Laga tersebut berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah. Berdasarkan real-time data tersebut menunjukkan bahwa Luka Modric keluar dari pertandingan pada menit ke-60 dikarenakan cedera. Hal ini setelah berbenturan dengan Recio lalu digantikan oleh Asier Illaramendi.
Kaki kanan Luka Modric didiagnosa mengalami cedera medial collateral ligament atau ligamen di sendi lutut bagian dalam. Hasil ini berdasarkan pemeriksaan oleh Tim Medis Real Madrid di Rumah Sakit Sanitas La Morajela. Sebuah peristiwa yang membuatnya harus absen pada sisa laga musim 2014/15.
Cederanya Luka Modric membuat Ancelotti untuk memberi kepercayaan baru pada Sergio Ramos. Debut laga pertama babak gugur di UEFA Champions League pada 22 April 2015 mempertemukan antara Real Madrid dan Atletico Madrid pada leg kedua. Hal ini berguna untuk memperkuat lini tengah tuan rumah. Percobaan dari sang pelatih berbuah hasil dengan skor 1-0 dan melaju ke semifinal. Sang pemain turut memuji atas keputusan tersebut.
Debut laga kedua berlanjut pada semifinal leg pertama UEFA Champions League musim 2014/15. Kali ini bertandang ke Turin untuk melawan Juventus pada 5 Mei 2015. Fakta menarik di balik itu adalah gelandang bertahan sebagai impian tertunda sang pemain sejak tahun 2009. Awalnya berposisi sebagai bek kanan, kemudian seiring waktu jalan waktu bergeser bergeser menjadi bek tengah.
Sang pelatih tetap menempatkan lagi dirinya sebagai gelandang bertahan. Alasannya karena menganggap perlu mengamankan area pertahanan dengan tiga pemain tipe bertahan. Hal ini termasuk dua bek ialah Pepe dan Varane serta satu gelandang ialah Ramos itu sendiri. Sepanjang laga, dia kesulitan memecah pertahanan tim tuan rumah.
Dia membuat para pemain lini tengah; Asier Illaramendi, Lucas Silva, dan Sami Khedira, duduk di bangku cadangan. Alasannya cukup beragam; Illaramendi tidak mendapatkan kepercayaan sejak blunder melawan Dortmund, Silva disimpan sebagai masa depan klub, dan Khedira ingin pindah klub pada musim panas.
Selama laga berjalan, sang pemain justru lebih suka memberi bola yang melintasi lapangan (crossfield balls) daripada umpan-umpan pendek. Performa di lapangan yang membuatnya tidak maksimal bertanding. Memang pada laga melawan Atletico Madrid cukup efektif, namun berbanding hasil ketika melawan Juventus. Tugas defensif merebut bola memang berhasil namun penguasaan bola lepas di kakinya. Tim tandang (Real Madrid) kalah dengan skor 2-1.
Referensi:
https://www.espn.co.uk/football/report/_/gameId/402315
https://bleacherreport.com/articles/2308173-luka-modric-injury-updates-on-real-madrid-stars-knee-and-return
https://www.football-espana.net/2015/06/06/modric-on-very-difficult-season
https://www.theguardian.com/football/2015/apr/23/sergio-ramos-midfield-real-madrid-atletico
https://www.skysports.com/football/news/11946/9847547/is-sergio-ramos-in-midfield-really-the-best-solution-for-real-madrid
https://www.espn.co.uk/football/story/_/id/37419515/sergio-ramos-return-real-madrid-defence