Sastra

Jangan Datang, Kamarku Sedang Berantakan

sepertiga malam itu kau
mutilasi sisa-sisa waras
yang kutitipkan pada lipatan keningmu,

kau sayat hingga menganga,
kau lumuri cuka dengan lidah
paling jahanam yang kau punya.

aduh, betapalah aku bisa
menambal dada ini jika ingatan
tentangmu masih sedalam liang lahat.

Like 0
Dislike 0
Shares:
Berikan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *